Lima salat harian dan jumlah rakaatnya

Allah mewajibkan lima salat bagi orang-orang beriman, masing-masing pada waktunya (Al-Qur'an 4:103). Kelimanya adalah Subuh (fajar), Zuhur (tengah hari), Asar (sore), Magrib (setelah matahari terbenam), dan Isya (malam).

Jumlah rakaat wajib (fardu) dalam setiap salat adalah:

  • Subuh: 2 rakaat
  • Zuhur: 4 rakaat
  • Asar: 4 rakaat
  • Magrib: 3 rakaat
  • Isya: 4 rakaat

Sebelum memulai

Persiapkan diri terlebih dahulu. Anda harus dalam keadaan berwudu, memakai pakaian bersih yang menutup tubuh dengan layak, dan berdiri di tempat yang bersih menghadap Kiblat (arah Ka'bah di Makkah).

Nabi ﷺ mengajarkan para pengikutnya untuk salat sebagaimana mereka melihat beliau salat. Karena itu, sebaiknya pelajari langkah-langkahnya dengan pelan dan tepat.

Langkah-langkah dalam satu rakaat

Ikuti langkah-langkah ini secara berurutan. Dua langkah pertama hanya dilakukan di awal salat.

  • Niat: tetapkan di dalam hati salat apa yang akan Anda kerjakan. Anda tidak harus mengucapkannya dengan lantang.
  • Takbir: angkat kedua tangan dan ucapkan Allahu akbar (Allah Maha Besar). Lalu letakkan kedua tangan bersedekap di depan dada.
  • Berdiri (qiyam): bacalah Surah al-Fatihah. Pada dua rakaat pertama, tambahkan satu bacaan pendek lain dari Al-Qur'an.
  • Rukuk (membungkuk): ucapkan Allahu akbar lalu membungkuklah dengan punggung lurus. Agungkan Allah saat rukuk, kemudian berdirilah tegak kembali.
  • Sujud: ucapkan Allahu akbar lalu turunlah. Dahi bersama hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung jari kedua kaki harus menyentuh tanah. Agungkan Allah dalam posisi ini.
  • Duduklah sebentar, lalu lakukan sujud yang kedua.

Sekarang satu rakaat telah selesai. Berdirilah untuk rakaat berikutnya, atau lanjut ke penutup jika ini rakaat terakhir.

Cara menutup salat

Setelah rakaat kedua dari salat apa pun, Anda duduk dan membaca tasyahud. Ini adalah kesaksian iman yang disertai salam penghormatan kepada Allah. Pada salat tiga atau empat rakaat, setelah itu Anda berdiri dan menyelesaikan sisanya. Pada rakaat-rakaat terakhir ini kebanyakan orang hanya membaca al-Fatihah.

Pada duduk terakhir Anda juga membaca selawat untuk Nabi Muhammad ﷺ. Kemudian Anda mengakhiri salat dengan salam. Tolehkan kepala ke kanan dan ucapkan Assalamu alaykum wa rahmatullah (semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah kepada Anda). Lakukan hal yang sama ke kiri.

Kesalahan umum pemula

Kesalahan terpenting yang harus dihindari adalah tergesa-gesa. Nabi ﷺ pernah menyuruh seseorang yang salat terlalu cepat untuk mengulang salatnya, karena ia tidak salat dengan tenang (diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim). Diamlah sejenak dalam setiap posisi.

  • Lupa hitungan rakaat. Hitunglah dengan tenang memakai jari atau dari jumlah sujud.
  • Memulai tanpa wudu, atau menghadap arah yang salah.
  • Banyak bergerak, menoleh ke sana kemari, atau memain-mainkan pakaian.
  • Menunggu sampai mahir berbahasa Arab sebelum mulai. Mulailah dengan apa yang Anda ketahui dan terus belajar.

Jika Anda ragu apa yang harus dilakukan setelah melakukan kesalahan dalam salat, tanyakan kepada ulama setempat yang berkompeten. Allah tidak membebani seseorang melebihi kesanggupannya (Al-Qur'an 2:286).

Informasi umum untuk belajar, bukan fatwa. Untuk keadaan Anda sendiri, tanyakan kepada ulama yang berkompeten.

Sumber

  • Al-Qur'an 4:103
  • Al-Qur'an 2:286
  • Sahih al-Bukhari (Kitab Salat)
  • Sahih Muslim (Kitab Salat)