Jawaban singkat
Tidak. Seseorang boleh mempertahankan namanya kecuali bila artinya bertentangan dengan Islam, seperti nama yang berarti 'hamba berhala'. Banyak Muslim baru mempertahankan nama mereka dan yang lain memilih nama Islami sebagai awal yang baru.
Jawaban lengkap
Nabi ﷺ mempertahankan nama-nama yang bermakna baik, dan hanya mengganti yang bermakna buruk. Umat Muslim di seluruh dunia memiliki nama dari banyak bahasa. Seorang Muslim laki-laki bernama Michael atau seorang perempuan bernama Sarah tidak kurang Muslimnya.
Sebagian mualaf suka memakai nama Arab karena menghubungkan mereka dengan komunitas yang lebih luas, dan sebagian mengganti secara hukum sementara yang lain memakainya hanya di antara sesama Muslim. Itu adalah pilihan pribadi. Yang penting dalam Islam adalah iman dan perilaku, bukan nama.
Jawaban ini mengikuti pemahaman Sunni arus utama dan merupakan pembelajaran umum, bukan fatwa. Jika umat Muslim berbeda pendapat, jawabannya menyebutkannya. Punya pertanyaan sendiri? Tulis kepada kami.