Yes, up to four, with a firm condition of justice among them. The Quran says that whoever fears he will not be just should marry one (4:3), and notes that perfect fairness in feeling is not possible (4:129), so the duty is justice in spending, time and treatment. Local law and agreements may add conditions.
Dan jika kamu takut tidak berlaku adil terhadap perempuan-perempuan yatim (apabila kamu berkahwin dengan mereka), maka berkahwinlah dengan sesiapa yang kamu berkenan dari perempuan-perempuan (lain): dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu bimbang tidak akan berlaku adil (di antara isteri-isteri kamu) maka (berkahwinlah dengan) seorang sahaja, atau (pakailah) hamba-hamba perempuan yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat (untuk mencegah) supaya kamu tidak melakukan kezaliman.
Dan kamu tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri kamu sekalipun kamu bersungguh-sungguh (hendak melakukannya); oleh itu janganlah kamu cenderung dengan melampau (berat sebelah kepada isteri yang kamu sayangi) sehingga kamu biarkan isteri yang lain seperti benda yang tergantung (di awan-awan); dan jika kamu memperbaiki (keadaan yang pincang itu), dan memelihara diri (daripada perbuatan yang zalim), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
This is general information, not a fatwa. For your own situation, ask a qualified scholar.
Questions about halal and haram
Is a man allowed to marry more than one wife?
Yes, up to four, with a firm condition of justice among them. The Quran says that whoever fears he will not be just should marry one (4:3), and notes that perfect fairness in feeling is not possible (4:129), so the duty is justice in spending, time and treatment. Local law and agreements may add conditions.