Apa itu salat Jumat

Jumuah (Jumat) berarti “perkumpulan”. Umat Muslim berkumpul di masjid pada hari Jumat untuk mendengarkan khotbah dan salat sebagai satu jemaah.

Allah berbicara tentang salat ini dalam Al-Qur'an 62:9-10. Ayat-ayat itu menyeru orang-orang beriman agar bersegera mengingat Allah ketika azan dikumandangkan pada hari Jumat, dan meninggalkan jual beli pada waktu itu. Setelah salat, mereka boleh bertebaran di bumi dan mencari karunia Allah, sambil banyak mengingat-Nya.

Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan bahwa Jumat adalah hari terbaik dalam sepekan. Hari itu adalah hari ibadah, perenungan, dan kebersamaan.

Siapa yang wajib hadir

Salat Jumat diwajibkan bagi laki-laki Muslim yang sudah dewasa, berakal, mukim (tidak sedang bepergian), dan mampu hadir. Para ulama dari empat mazhab sepakat tentang hal ini secara umum.

Perempuan tidak diwajibkan hadir, tetapi disambut baik. Perempuan yang salat Jumat bersama jemaah telah melakukan perbuatan baik. Jika ia salat di rumah, ia salat Zuhur.

Musafir mendapat keringanan dari salat Jumat dan salat Zuhur. Orang yang sakit, atau yang mengalami kesulitan nyata yang menghalanginya pergi, juga mendapat keringanan. Jika keadaan Anda belum jelas, tanyakan kepada ulama setempat yang berkompeten.

Khotbah

Khotbah dilaksanakan sebelum salat. Imam menyampaikan dua ceramah singkat dengan duduk sebentar di antara keduanya. Ia memuji Allah, bersalawat untuk Nabi ﷺ, mengingatkan orang untuk bertakwa (sadar akan Allah), dan memberikan nasihat yang berguna bagi kehidupan sehari-hari.

Dengarkan dengan tenang dan jangan berbicara. Nabi ﷺ mengajarkan bahwa bahkan menyuruh orang di samping Anda diam, ketika imam sedang berkhotbah, adalah kekeliruan dalam menyimak. Senyapkan ponsel Anda dan simpanlah.

Setelah khotbah, jemaah salat dua rakaat di belakang imam. Imam membaca dengan suara keras.

Adab yang baik pada hari Jumat

Amalan-amalan ini diajarkan dalam riwayat yang sahih dan dianjurkan:

  • Mandi sempurna (ghusl) sebelum pergi salat.
  • Kenakan pakaian yang bersih dan rapi serta memakai wewangian (bagi laki-laki).
  • Pergilah lebih awal ke masjid. Mereka yang datang paling awal mendapat pahala lebih banyak.
  • Lakukan salat sunah sambil menunggu, dan bacalah Al-Qur'an atau berzikir (mengingat Allah). Banyak ulama menganjurkan membaca Surah al-Kahf pada hari Jumat.
  • Berjalanlah dengan tenang. Jangan melangkahi orang atau menerobos saf.
  • Perbanyaklah selawat untuk Nabi ﷺ pada hari ini.

Jika Anda terlewat salat Jumat

Jika Anda terlewat seluruh salat Jumat, Anda salat Zuhur empat rakaat pada waktunya. Para ulama berbeda pendapat tentang rinciannya bila seseorang bergabung dengan imam terlambat pada rakaat terakhir. Pendapat yang umum adalah jika Anda mendapati setidaknya satu rakaat penuh, Anda menyempurnakan salat Jumat dengan rakaat kedua. Jika kurang dari itu, Anda menyempurnakannya sebagai salat Zuhur.

Meninggalkan salat Jumat tanpa uzur yang sah adalah perkara yang serius. Mohonlah ampun kepada Allah, dan buatlah rencana yang teguh untuk hadir pada Jumat berikutnya.

Informasi umum untuk belajar, bukan fatwa. Untuk keadaan Anda sendiri, tanyakan kepada ulama yang berkompeten.

Sumber

  • Al-Qur'an 62:9-10
  • Sahih al-Bukhari (Kitab Jumat)
  • Sahih Muslim (Kitab Jumat)
  • Sunan Abu Dawud (Kitab Salat)